Minggu, 02 Desember 2012

Tugas Artikel Pengantar Bisnis (Softskill)

Judul : Bisnis Rumah Makan
Tulisan : 3
Kelas 1EB21

UNIVERSITAS GUNADARMA

Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi 2012
Mata Kuliah : Softskill Pengantar Bisnis
Kelas : 1EB21
Nama : Nurl Fathia Lulu Septiarini
NPM : 25212506
Tugas Kelompok 



Nama Kelompok                    NPM
1.Anis Septriyani P             (20212931)
2.Deslia Nisrina H              (21212894)
3.Melinda Chelviana          (24212541)
4.Nurl Fathia Lulu S           (25212506)
5.Tika Ervina Br K              (27212384)


BAB I

PENDAHULUAN



1.1  Latar Belakang

Pemenuhan kebutuhan dan keinginan serta nilai kualitas jasa sangat ditentukan oleh tingkat kepentingan maupun kepuasan pelanggan sebagai pemakainya. Pelayanan yang kurang memuaskan akan menyebabkan berkurangnya konsumen atau bahkan hilang karena konsumen berpindah ke jasa layanan lain. Hal ini merupakan tantangan besar bagi perusahaan dalam membangun citra perusahaan yang tidak hanya mampu membuat dan membangun tapi juga dapat memberikan pelayanan yang memuaskan.

Rumah makan memiliki tantangan untuk tetap mempertahankan usahanya yang bagaimana dengan menjaga kualitas pelayanan agar dapat bersaing dengan produk serupa dan juga produk pengganti lainnya yang saat ini semakin banyak bermunculan. Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam menjaga kualitas pelayanan yaitu dengan memberikan pelayanan yang memuaskan, sesuai dengan apa yang harapankan oleh pelanggan.

Analisis mengenai tingkat kepuasan pelanggan ini nantinya akan dijadikan sebagai dasar untuk menentukan strategi dan program pemasaran pada situasi dan kondisi saat ini. Konsep strategi yang baik ini membutuhkan perumusan masalah yang berlandaskan kepada wawasan yang lebih luas.



1.2  Rumusan Masalah

1. Bagaimana tips untuk membuka usaha rumah makan ?
2. Bagaimana caranya agar kita bisa meraih kesuksesan dalam berbisnis rumah makan ?


1.3  Tujuan Penulisan

1.Agar dapat mengetahui cara untuk memulai atau membuka usaha rumah makan.
2.Agar dapat mengetahui cara-cara untuk meraih kesuksesan dalam berbisnis rumah makan.




BAB II


KAJIAN TEORI


Definisi Rumah Makan dan Restoran : Menurut SK Menteri Pariwisata, Pos dan
Telekomunikasi No. KM 73/PW 105/MPPT-85 menjelaskan bahwa Rumah Makan adalah setiap
tempat usaha komersial yang ruang lingkup kegiatannya menyediakan hidangan dan minuman untuk umum. Dalam SK tersebut juga ditegaskan bahwa setiap rumah makan harus memiliki seseorang yang bertindak sebagai pemimpin rumah makan yang sehari-hari mengelola dan bertanggungjawab atas pengusahaan rumah makan tersebut.

            Sedangkan restoran adalah salah satu jenis usaha dibidang jasa pangan yang bertempat
disebagian atau seluruh bangunan yang permanen, dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan untuk proses pembuatan, penyimpanan, penyajian, dan penjualan makanan dan minuman untuk umum. Pengusahaan restoran meliputi jasa pelayanan makan dan minum kepada tamu restoran sebagai usaha pokok dan jasa hiburan didalam bangunan restoran sebagai usaha penunjang yang tidak terpisahkan dari usaha pokok sesuai dengan ketentuan dan persyaratan teknis yang ditetapkan.

Dengan usaha yang dilakukan secara serentak ke berbagai daerah, pengusaha pewaralaba dapat menembus pasar dan menyerap serta melipat gandakan pasar secara cepat, dengan mengalihkan risiko bisnis kepada pihak terwaralaba. Selain itu, dengan memberi kesempatan pada pihak terwaralaba yang telah mengenal baik lingkungan bisnisnya, ide-ide inovatif yang sesuai dengan pasar lokal akan muncul.Dan yang pasti, bisnis waralaba akan menjadi sumber pendapatan rutin bagi pemilik brand yang didapat dari fee dan royalti. Sedangkan keuntungan yang didapat oleh adalah hematnya biaya persiapan dan awal usaha karena konsep bisnis yang mapan telah dirumuskan oleh pihak itu sendiri. Biaya promosi yang harus dikeluarkan juga sangat minim karena konsumen telah mengenal brand tersebut sehingga tidak perlu bersusah-payah menaikkan citra produk atau jasa yang ditawarkan. Bayangkan dan bandingkan berapa biaya promosi dan marketing yang perlu Anda keluarkan jika harus mempromosikan brand baru dari nol.







BAB III
PEMBAHASAN


4.1 Tips untuk membuka usaha rumah makan

Bisnis rumah makan memang tidak pernah ada habis, bisnis ini memang semakin tumbuh subur seiring dengan perkembangan jumlah penduduk dan gaya hidup yang ingin serba cepat tersaji. Sadar atau tidak, dengan pertumbuhan penduduk yang semakin banyak maka semakin banyak pula kebutuhan pangan yang harus disediakan. Persiapan pertama untuk memulai adalah mempersiapkan mental untuk menghadapi tantangan ketakutan dan keraguan akan kegagalan. Setelah langkah pertama ini, kini menyangkut masalah operasional dari rencana usaha Anda. Masalah-masalah teknis yang menyangkut seluk beluk pekerjaan perlu disiapkan rapi.

Prasarana adalah hal-hal kemudahan bersifat fisik maupun non fisik yang mendukung
pengoperasian sarana-sarana atau alat-alat. Sedangkan sarana adalah alat-alat untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu. Dalam usaha rumah makan/restoran, maka yang termasuk prasarana adalah tempat yang strategis, tenaga ahli (juru masak), modal usaha, dan izin usaha, sedangkan meja kursi, peralatan makan, peralatan masak, dan sebagainya adalah sarana. Bisnis makanan termasuk bisnis yang beresiko besar. Karena bisnis makanan beda dengan bisnis-bisnis lain. Kecuali yang kita jual adalah makanan kering, yang bisa bertahan sampai berbulan-bulan. Namun jika anda yakin pangsa pasarnya yang bagus, maka bisnis makanan akan memberi keuntungan yang berlipat ganda.

Usaha rumah makan juga sangat sensitif terhadap rasa, karena itu penting sekali ada tukang masak  yang betul-betul ahli dibidangnya. Jual-lah masakan yang terbaik dan bermutu tinggi. Jangan coba-coba membuka rumah makan jika tidak ada juru masak yang hebat masakannya.

Selanjutnya,mengurus izin usahanya. Bisa izin usaha dari RT/RW atau keamanan setempat. Namun secara prinsip, yang maksudkan adalah berbadan hukum yaitu dengan akte notaris. Hal ini sangat diperlukan bila usaha Anda di pinggir jalan raya dan melibatkan beberapa pekerja. Tidak perlu mendirikan PT atau CV, misalnya cukup dalam status UD (Usaha Dagang) milik perseorangan, yaitu Anda yang disahkan oleh notaris.




4.2 Cara-cara agar kita bisa meraih kesuksesan dalam berbisnis rumah makan

Beberapa tahun ini perkembangan usaha makan meningkat drastis, mulai dari pedagang kaki lima hingga pedagang makanan modern (cafe & resto). Berdasarkan hasil penelitian & pengembangan usaha kecil menengah (UKM) dibeberapa daerah di Indonesia, rata-rata pendapatan pengusaha makanan dan minuman kaki lima dan rumahan berada diatas rata-rata upah minimum regional. Jadi berdasarkan fakta tersebut anda dapat menjadi jutawan dengan membuka usaha makanan. Berikut 8 hal yang harus diperhatikan untuk membuka usaha makanan:

1. Modal awal usaha
2. Menentukan lokasi usaha
3. Sediakan menu andalan
4. Pilihlah pasar
5. Sumber daya manusia / tenaga kerja
6. Pemasok bahan baku
7. Perizinan usaha
8. Promosi yang tepat



BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

KESIMPULAN

            Kesimpulannya yaitu memang saat ini usaha rumah makan sedang banyak digemari oleh
para usahawan, ada juga yang bermula dari sekedar hobi memasak hingga akhirnya memutuskan untuk membuka usaha rumah makan. Di Indonesia banyak sekali berbagai macam makanan khas, seperti makanan khas sunda, makanan khas padang, makanan khas yogyakarta, makanan khas jakarta, dan masih banyak lagi. Bisnis rumah makan adalah bisnis yang menjanjikan, karena itu dengan kita menjadi pengusaha rumah makan kita bisa meraih keuntungan yang sangat banyak.

SARAN

            Dalam berbisnis apapun, kita harus mempunyai kreatifitas yang tinggi, sehingga para konsumen tidak bosan atau jenuh untuk memakan atau memakai produk dari yang kita buat. Dalam berbisnis rumah makan kita harus mempunyai konsep untuk menarik para konsumen, sehingga banyak konsumen yang datang ke rumah makan itu sendiri, kita juga harus memperhatikan lokasi tempat usaha, sebaiknya lokasi berbisnis harus strategis sehingga banyak konsumen yang berdatangan, dan juda kita harus ingat bahwa pembeli adalah raja sehingga kita harus ramah pada setiap konsumen atau pembeli yang berdatangan.




Tugas Artikel Pengantar Bisnis (Sofstkill)


Judul : Inovasi dalam berbisnis

Tulisan : 2

Kelas 1EB21



UNIVERSITAS GUNADARMA

Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi 2012
Mata Kuliah : Softskill Pengantar Bisnis
Kelas : 1EB21
Nama : Nurl Fathia Lulu Septiarini
NPM : 25212506
Tugas Kelompok 



Nama Kelompok                    NPM
1.Anis Septriyani P             (20212931)
2.Deslia Nisrina H              (21212894)
3.Melinda Chelviana          (24212541)
4.Nurl Fathia Lulu S           (25212506)
5.Tika Ervina Br K             (27212384)

BAB I
PENDAHULUAN
    A.   Latar Belakang

Dalam makalah ini akan dibahas mengenai inovasi dalam berbisnis. Inovasi merupakan suatu pengembangan dan implementasi suatu produk, proses ataupun layanan baru dengan tujuan meningkatkan efisiensi, efektifitas ataupun keunggulan bersaing. Seringkali orang mengalami kegagalan dalam berbisnis karena kurangnya inovasi terhadap barang yang didagangkan. Untuk itu, inovasi merupakan suatu hal yang penting dibahas.

    B.   Rumusan Masalah

a)    Pentingnya inovasi dalam berbisnis
b)    Kiat-kiat berinovasi dalam bisnis

    C.   Tujuan Pembahasan

a)    Mengetahui manfaat dari berinovasi




BAB II
PEMBAHASAN

Definisi Inovasi

            Inovasi adalah suatu penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dikenal sebelumnya. orang atau wirausahawan yang slalu berinovasi, maka ia sapat dikatakan sebagai seorang wirausahwan yang inovatif. seseorang yang inovatif akan selalu berupaya melakukan perbaikan, menyajikan sesuatu yang baru/unik yang berbeda dengan yang sudah ada. inovatif juga merupakan sikap penting bagi yang hendaknya dimiliki oleh seorang wirausahawan. wirausahawan yang slalu melakukan inovasi dalam ushanya. maka keuntungan dan kesuksesan akan ia dapat. inovatif merupakan implikasi dari karakteristik wirausahawan yang mampu membawa perubahan pada lingkungan sekitarnya. inovatif secara tidak langsung menjadi sifat pembeda antara wirausahawan dengan orang biasa, maupun pengusaha. seorang wirausahawan akan selalu memikirkan untuk melakukan sesuatu yang berbeda, tidak seperti yang dipikirkan dan dilakukan oleh kebanyakan orang. kreatif dan inovatif adalah suatu kemampuan untuk memindahkan sumber daya yang kurang produktif menjadi sumber daya yang produktif sehingga memberikan nilai ekonomis. baik langsung maupun tidak langsung seorang wirausahawan adalah orang yangmampu membawa perubahan pada lingkunganya. disisi lain ia juga orang yang sanggup menerima perubahan yang terjadi dan menyikapi perubahan tersebut dengan positif. ia juga berani mengambil resiko berhasil ataupun gagal di setiap jalan yang ia ambil. wirausahawan mampu bertahan pada kondisi perekonomian yang sulit dan serba kalut. karena disaat semua resah, ia memiliki kreasi dan inovasi untuk memindahkan sumber daya yang kurang produktif menjadi sumber daya yang produktif sehingga memberikan nilai ekonomis.

Pentingnya Inovasi Dalam Berbisnis

Orang seringkali lupa ketika merasa produknya sudah menjadi yang terdepan dalam persaingan bisnis. Padahal dalam dunia bisnis, yang terus berinovasi yang akan terus menjadi pemenang.



Jika Anda percaya roda kehidupan terus berputar, demikian juga dengan roda bisnis. Mungkin tahun ini produk Anda menjadi market leader, tetapi tahun depan belum tentu. Persaingan dalam bisnis sangatlah ketat. Pesaing-pesaing baru terus bermunculan setiap hari. 



Tak sedikit dari mereka hadir dengan membawa inovasi baru. Jika Anda terus bertahan dengan cara lama, yang terjadi adalah bisnis Anda akan semakin jauh tertinggal.



Seberapa penting sebenarnya inovasi dalam berbisnis? Mengutip tulisan Yoris Sebastian di majalah Femina, berikut ini adalah beberapa alasan mengapa inovasi penting bagi bisnis Anda.
·         Inovasi dibutuhkan agar bisnis Anda selalu relevan  bagi konsumen. Semakin hari konsumen semakin memiliki karakter yang senang menggunakan produk-produk praktis. Alasannya tentu saja karena mereka semakin memiliki sedikit banyak waktu. Jika dahulu obat jerawat berbentuk bubuk dan harus dicampur air untuk menggunakannya, sekarang orang cenderung lebih suka dalam bentuk cair di dalam tube.
·         Mengganti produk yang masa hidupnya pendek. Beberapa tahun lalu Anda mungkin masih menggunakan alat pemutar kaset atau CD untuk mendengarkan musik. Sekarang cukup dengan MP3 player yang mungil Anda sudah bisa mendengarkan musik.
·         Memberikan untung lebih besar. Peluncuran produk terbaru Apple selalu ditunggu oleh konsumennya. Sebenarnya yang mereka tunggu adalah inovasi terbaru yang akan digunakan Apple dalam produk terbarunya tersebut. Konsumen bersedia membayar lebih tinggi untuk sebuah inovasi. Dalam bisnis hal itu akan meningkatkan profit margin. (Wiko Rahardjo)

Manfaat Inovasi

Tentu saja sebuah inovasi digali dan dikembangkan dengan maksud dan tujuan antara lain untuk menghasilkan produk atau jasa pelayanan yang lebih canggih, lebih mutakhir, lebih ringan, lebih cepat, lebih mudah, lebih lengkap, lebih produktif, dan lainnya. Dengan kata lain, jauh lebih baik dari yang pernah kita atau orang lain lakukan sebelumnya. Bagi perusahaan, inovasi merupakan sebuah faktor dalam memenangkan persaingan dengan berbagai kelebihan atau keunggulan hasil inovasinya. Antara inovasi dan kreatif berjalan saling bergandeng tangan.
Tidak ada inovasi tanpa kreativitas, sekalipun sebaliknya bisa saja terjadi,kreativitas tanpa inovasi. Jadi diperlukan orang-orang atau tim yang mempunyai daya kreativitas yang tinggi. Inovasi tidak selalu datang seketika, sering pula diperlukan waktu yang cukup panjang dan memerlukan percobaan berkali-kali, trial and error, oleh karena itu diperlukan kesabaran dan kegigihan seperti yang dilakukan Edison. Pengembangan dalam menuju inovasi perlu proses yang memakan waktu,biaya,dan pemikiran yang mendalam. Bukan saja dari seorang,tapi dari sebuah tim.
Inovasi tidak boleh berhenti, melainkan suatu usaha yang harus terus-menerus dilakukan. Karena begitu kita berhenti,orang lain yang akan melakukannya dan kita yang akan ditinggalkan. Selamat berinovasi.Tiada henti!

Kiat-kiat berinovasi dalam bisnis
1.    Anda harus tajam melihat peluang dan bagaimana memanfaatkan peluang tersebut.
2.    Keluarkan ide. Ide ini terpancing saat Anda menemukan masalah dan berpikir bagaimana memberikan solusi terhadap masalah itu. Tahapan ini memerlukan kreativitas dan berpikir out of the box.
3.    Tidak semua ide yang Anda keluarkan dapat digunakan. Itu sebabnya ada tahapan pengkajian terhadap ide yang muncul. Dalam tahap ini, berpikirlah mengerucut. Pikirkan seberapa besar ide itu dapat mendatangkan kerugian, keuntungan bahkan seberapa besar ide itu bisa mempengaruhi kinerja bisnis Anda baik yang terkait dengan SDM, keuangan dan aspek lainnya. Pengkaijan ide ini dilakukan secara terus menerus sehingga sampai pada pilihan ide yang akan mendapatkan kemungkinan sukses yang paling maksimal.
4.    Jadikan ide tadi menjadi sebuah aksi. Perlu diingat, saat Anda sudah memasuki tahap ini, artinya Anda sudah berani mengambil resiko bisnis dengan segala konsekuensinya. Analisa setiap implementasi ide Anda dan buatlah evaluasi yang memungkinkan Anda memperbaiki kekurangannya. Dan jika semuanya berjalan sesuai dengan rencana Anda, lakukan proses riset kepada pelanggan tentang kepuasaan, kekurangan. Sehingga tercipta interaksi yang baik tentang produk dan jasa bisnis Anda.



BAB III
PENUTUP

1.    Kesimpulan
Berinovasi merupakan suatu faktor penting dalam berbisnis. Tanpa adanya inovasi maka suatu bisnis tidak akan berkembang. Untuk itu inovasi butuh dikembangkan agar bisnis berjalan sukses.


Daftar Pustaka




Tugas Artikel Pengantar Bisnis (Softskill)


Judul : Bisnis Online
Tulisan : 1
Kelas 1EB21



UNIVERSITAS GUNADARMA
Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi 2012
Mata Kuliah : Softskill Pengantar Bisnis
Kelas : 1EB21
Nama : Nurl Fathia Lulu Septiarini
NPM : 25212506
Tugas Kelompok 


Nama Kelompok                    NPM
1.Anis Septriyani P             (20212931)
2.Deslia Nisrina H              (21212894)
3.Melinda Chelviana          (24212541)
4.Nurl Fathia Lulu S           (25212506)
5.Tika Ervina Br K             (27212384)


 BAB I
  PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Dalam makalah ini akan dibahas tentang bisnis yang tepat untuk masa sekarang ini yaitu bisnis online. Artikel ini akan membahas tentang bisnis online. Bisnis online adalah kegiatan bisnis yang memanfaatkan jaringan internet. Barang atau jasa yang kita tawarkan dalam bentuk maya bukan bentuk nyata.
B.   Rumusan Masalah
a.    Kelebihan dari bisnis online?
b.    Kekurangan dari bisnis online?

C.   Tujuan Penulisan
a.    Mengetahui kelebihan dari bisnis online
b.    Mengetahui kekurangan dari bisnis online
  


BAB II
    PEMBAHASAN

Definisi Bisnis Online
Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya. Bisnis online merupakan sebuah kegiatan bisnis yang dilakukan secara online. Bisnis ini dilakukan dengan cara  menggunakan perangkat komputer yang tersambung ke jaringan internet.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam berbisnis online yaitu:
·         Harus mengetahui terlebih dahulu tentang bisnis yang akan kita jalankan.
·         Kita benar-benar melakukan bisnis ini, dalam artian tidak ada penipuan dalam usaha ini.
·         Memiliki banyak teman agar bisnis kita cepat dikenal.
·         Harus memiliki ATM. Karena uang yang kita dapatkan dari bisnis online yang kita kelola akan disetorkan ke ATM.

Perkembangan Bisnis Online
Media online dapat diakses secara leluasa, tanpa batas, dimanapun, siapapun dan kapanpun dalam penyebaran informasinya. Dan kini masyarakat mulai mempertimbangkan keberadaan bisnis online.
Maraknya bisnis online yang berkembang saat ini membuat banyak pihak berlomba-lomba untuk ikut berpartisipasi. Hal ini terlihat dari penggunaan beberapa social media sebagai sarana untuk berjualan online, seperti facebook yang digunakan sebagai media online shopping. Kostumer hanya perlu membuka facebook dan memilih barang yang diminati, selanjutnya setelah pembayaran dikonfirmasi barang akan langsung dikirim. Kostumer tidak perlu repot-repot mengunjungi beberapa tempat untuk mencari barang yang mereka inginkan.
Kemudahan seperti ini yang membuat perkembangan bisnis online semakin marak. Dapat dilihat sekarang banyak bermunculan penjualan voucher-voucher yang memberikan potongan harga dengan sangat miring. Bisnis seperti ini dikenal dengan sebutan daily deals, seperti DealKeren, Lapar, Hemat, dan sebagainya. Dalam bisnis online ini, kostumer dapat membeli barang dengan potongan harga hingga 90%.
Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan bisnis online yaitu:

Kelebihan Bisnis Online
·         Biaya Murah & Terjangkau
·         Jangkauan Penjualan Luas
·         Tak Perlu Toko
·         Tak Perlu Gudang & Tempat Luas Untuk Stok Barang

Kekurangan Bisnis Online
·         Resistensi membeli secara online
·         Sistem Pembayaran yang rumit
·         Mahalnya koneksi internet

Contoh Bisnis Online
Bisnis menjadi penjual barang atau jasa di internet
Bisnis menjual produk seperti berjualan biasa. Bedanya, bisnis ini hanya memanfaatkan internet untuk memajang produk, mengatur sistem pemesanan dan pembayaran secara online.

Bisnis menjadi affiliate
Kalau anda tidak punya produk sendiri, Anda bisa menjadi seorang affiliate marketer. Anda cukup menjual produk orang lain untuk mendapat uang. Jika di dunia nyata, profesi ini disebut sebagai agen barang / makelar / perantara.



BAB III
PENUTUP
  
    A.   Kesimpulan
Berbisnis online merupakan bisnis yang cocok di era sekarang. Banyak pula keuntungan yang bisa kita dapat. Tapi, dalam menjalankan bisnis ini kita harus betul-betul mempelajarinya terlebih dahulu.

Daftar Pustaka
http://ceukayay.blogspot.com/2011/02/tugas-makalah-pengantar-bisnis.html









Kamis, 29 November 2012

Tugas Mata Kuliah Softskill Pengantar Bisnis Minggu 11,12 dan 13


UNIVERSITAS GUNADARMA

Fak.Ekonomi Jurusan Akuntansi 2012
Mata Kuliah : Softskill Pengantar Bisnis
Kelas : 1EB21
Nama : Nurl Fathia Lulu Septiarini
NPM : 25212506
Tugas Kelompok



Nama Kelompok                    NPM
1.Anis Septriyani P             (20212931)
2.Deslia Nisrina H              (21212894)
3.Melinda Chelviana          (24212541)
4.Nurl Fathia Lulu S           (25212506)
5.Tika Ervina Br K             (27212384)

1        Contoh Laporan Perusahaan Riil (Neraca dan Laporan Laba/Rugi)    

PT. PP (Persero) Tbk memproyeksikan laba bersih kuartil III 2012 sebesar Rp 105,4 miliar. Jumlah ini melonjak 73 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya sebesar Rp 60,9 miliar. Pertumbuhan yang signifikan ini diperoleh dari peningkatan pendapatan sebesar 34 persen ditambah dengan program inovasi dan efisiensi yang terus dilakukan perusahaan.
PT. PP akan merencanakan belanja modal yang diperkirakan sebesar Rp 400 miliar. Namun, dalam prakteknya hingga September 2012, belanja modal baru mencapai 100 miliar. Besarnya belanja modal ini disebabkan PT.PP menerima banyak proyek untuk tahun 2013. Hingga September 2012, kontrak baru yang telah ditandatangani sebesar Rp 15,2 triliun.

       2   Arti dari CSR dan contoh  perusahaan riil untuk implomentasi CSR
Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung jawab Sosial Perusahaan adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.
CSR berhubungan erat dengan "pembangunan berkelanjutan", di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang.
Perusahaan untuk implementasi CSR
Sebagai Perusahaan Perkebunan yang bergerak di bidang industri kelapa sawit, keberadaan Perusahaan di tengah masyarakat tentu saja berkaitan dengan tanggung jawab sosial dan tanggung jawab terhadap lingkungannya.
Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan sebuah tanggung jawab sosial dari perusahaan terhadap lingkungannya, minimal di tempat mereka melakukan kegiatan usahanya dan hal ini sudah merupakan misi perusahaan, sehingga sebuah Perusahaan yang ingin melakukan kegiatan usahanya secara berkesinambungan, harus mau dan mampu melakukan program CSR dengan sebaik-baiknya. The World Business Council for Sustainable Development juga menjelaskan bahwa CSR merupakan suatu komitmen terus-menerus dari pelaku bisnis untuk berlaku etis dan untuk memberikan kontribusi bagi perkembangan ekonomi sambil meningkatkan kualitas hidup para pekerja dan keluarganya, juga bagi komunitas lokal dan masyarakat pada umumnya.
Konsep CSR memang sangat berkaitan erat dengan konsep sustainability development (pembangunan yang berkelanjutan). Dengan demikian, konsep CSR memiliki arti bahwa selain memiliki tanggung jawab untuk mendatangkan keuntungan bagi para pemegang saham dan untuk menjalankan bisnisnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku, suatu perusahaan juga memiliki tanggung jawab moral, etika dan filantropik.
Dengan berpegang pada konsep tersebut, dalam usahanya mencapai kesejahteraan masyarakat yang berkesinambungan, maka perusahaan menjalankan program CSR dengan cara mengembangkan dan memelihara kesejahteraan masyarakat dengan sebanyak banyaknya menggerakkan inisiatif masyarakat itu sendiri melalui penyediaan jasa/pelayanan teknis. Hal ini dalam rangka mendorong masyarakat ke arah swadaya (self help) secara spontan dengan bergotong royong dan memanfaatkan segenap potensi yang tersedia. 
Implementasi CSR dilaksanakan dengan partisipasi masyarakat sebagai subjek sekaligus pusat dari seluruh aktivitas dengan berpegang pada prinsip:
·         Berdasarkan needs (kebutuhan), bukan wants (keinginan) masyarakat. 
·         Spesifik, yaitu memperhatikan permasalahan, aspirasi, kemampuan serta potensi masyarakat setempat 
·         Bertujuan untuk mengarahkan masyarakat menuju sikap kemandirian, melalui program yang sesuai dengan kemampuan masyarakat dan perusahaan.
·         Partisipasi aktif sebanyak-banyaknya dari masyarakat
Partisipasi masyarakat adalah kunci utama keberhasilan implementasi program CSR. Kesediaan masyarakat untuk berpartisipasi ditentukan oleh relevansi antara program yang akan dilaksanakan dengan kebutuhan riil masyarakat. Harapan akhirnya adalah masyarakat dapat menikmati taraf hidup yang lebih baik dengan tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi sebagai buah nyata dari kerja keras dan ketekunan belajar mereka sendiri.

       3   Perkembangan bisnis internasional
Perekonomian Indonesia pada tahun 2011 menunjukkan daya tahan yang kuat di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, tercermin pada kinerja pertumbuhan yang bahkan lebih baik dan kestabilan makroekonomi yang tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6,5%, angka tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir, disertai dengan pencapaian inflasi pada level yang rendah sebesar 3,79%. Peningkatan kinerja tersebut disertai dengan perbaikan kualitas pertumbuhan yang tercermin dari tingginya peran investasi dan ekspor sebagai sumber pertumbuhan, penurunan tingkat pengangguran dan kemiskinan, serta pemerataan pertumbuhan ekonomi antardaerah yang semakin membaik. Di sisi eksternal, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) mengalami surplus yang relatif besar dengan cadangan devisa yang meningkat dan nilai tukar rupiah yang mengalami apresiasi. Di sektor keuangan, stabilitas sistem keuangan tetap terjaga meski sempat terjadi tekanan di pasar keuangan pada semester II tahun 2011 sebagai dampak memburuknya krisis yang terjadi di kawasan Eropa dan Amerika Serikat (AS). Dengan ketahanan ekonomi yang kuat dan risiko utang luar negeri yang rendah, didukung oleh kebijakan makroekonomi yang tetap pruden dan berbagai langkah kebijakan struktural yang terus ditempuh selama ini, Indonesia kembali memperoleh peningkatan peringkat menjadi Investment Grade.
Fundamental ekonomi Indonesia yang kuat mampu meminimalkan dampak dari gejolak ekonomi global. Keti dakpasti an yang muncul akibat krisis utang Eropa dan kekhawati ran terhadap prospek pemulihan perekonomian AS telah memicu gejolak di pasar keuangan dan pelemahan pertumbuhan ekonomi global tahun 2011. Dampak dari gejolak global tersebut ke Indonesia lebih banyak dirasakan di pasar keuangan terutama pasar saham dan obligasi, sementara dampak pada sektor riil relati f minimal. Di sektor keuangan, penarikan modal luar negeri oleh sebagian investor pada semester II tahun 2011 memberikan tekanan pada nilai tukar rupiah, imbal hasil obligasi Pemerintah, dan harga saham. Namun, dengan langkah-langkah stabilisasi oleh Bank Indonesia dan Pemerintah, didukung oleh kuatnya fundamental sektor keuangan dan terjaganya stabilitas makroekonomi, gejolak pasar keuangan dapat dihindari. Di sektor riil, daya tahan perekonomian Indonesia dari sisi eksternal didukung oleh diversifikasi pasar ekspor dengan semakin besarnya perdagangan intra-regional di kawasan Asia dan semakin meningkatnya peran foreign direct investment (FDI). Dari sisi domestik, daya tahan ekonomi juga didukung oleh kuatnya daya beli terkait dengan meningkatnya pendapatan dan struktur demografi yang sebagian besar berada dalam usia produktif.
Di samping fundamental ekonomi yang kuat, respons kebijakan yang tepat mampu menopang ketahanan perekonomian nasional. Bank Indonesia dan Pemerintah melakukan koordinasi kebijakan dalam memperkuat fundamental ekonomi sekaligus memiti gasi dampak gejolak eksternal. Dari sisi Bank Indonesia, penerapan bauran kebijakan moneter dan makroprudensial secara terukur dan pada waktu yang tepat telah berhasil menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Bauran kebijakan tersebut diterapkan melalui respons kebijakan suku bunga dan nilai tukar, serta kebijakan makroprudensial dalam rangka pengelolaan aliran modal asing dan likuiditas perbankan. Bauran kebijakan moneter dan makroprudensial tersebut juga didukung oleh strategi komunikasi dalam rangka meningkatkan efekti vitas transmisi kebijakan moneter dan mengurangi keti dakpasti an pelaku pasar. Dalam bidang perbankan, Bank Indonesia terus memperkuat ketahanan perbankan, meningkatkan fungsi pengawasan, dan mendorong intermediasi yang diarahkan pada sektor-sektor produktif. Dari sisi Pemerintah, kebijakan fiskal diarahkan kepada peningkatan stimulus dengan tetap menjaga kesinambungan fiskal. Secara sektoral, Pemerintah terus berupaya mendorong dan meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi melalui perbaikan iklim investasi, percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan daya saing industri dan produk ekspor, serta peningkatan ketahanan pangan nasional termasuk dalam rangka stabilisasi harga. Koordinasi kebijakan antara Bank Indonesia dan Pemerintah untuk meningkatkan daya tahan ekonomi dan stabilitas makro juga diperkuat melalui implementasi Protokol Manajemen Krisis (PMK) dan pengendalian infl asi di pusat dan daerah melalui forum Tim Pengendalian Inflasi (TPI) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Prospek ekonomi Indonesia tahun 2012 diprakirakan masih tetap kuat, meskipun risiko yang berasal dari pelemahan ekonomi global masih tinggi. Perekonomian nasional pada tahun 2012 diprakirakan tumbuh 6,3% - 6,7% dan infl asi diprakirakan dapat berada di kisaran sasaran 4,5% ± 1%. Pertumbuhan ekonomi terutama bersumber dari perekonomian domestik dengan peran investasi yang semakin meningkat. Pasar domestik yang besar, terjaganya stabilitas makroekonomi, suku bunga yang rendah, perbaikan iklim investasi, dan status investment grade merupakan faktor pendorong tingginya pertumbuhan investasi ke depan. Sejalan dengan itu, arus modal masuk FDI diperkirakan akan meningkat lebih tinggi sehingga surplus NPI akan tetap besar. Kondisi ini mendukung tercapainya stabilitas nilai tukar rupiah dalam menghadapi risiko tingginya gejolak arus modal. Meskipun demikian, risiko pelemahan ekonomi global dapat menyebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia cenderung ke batas bawah kisaran prakiraan apabila tidak ditempuh langkah-langkah stimulus baik dari sisi moneter maupun fiskal. Sementara itu, rencana kebijakan Pemerintah terkait dengan BBM bersubsidi dan komoditas strategis lainnya dapat memberikan tekanan ke atas terhadap perkembangan inflasi kedepan.
Dalam tahun 2012, Bank Indonesia akan mengoptimalkan peran bauran kebijakan moneter untuk menjaga inflasi tetap berada di dalam kisaran sasarannya serta mendorong pertumbuhan ekonomi dalam rangka memitigasi risiko perlambatan ekonomi global. Sementara di bidang perbankan, Bank Indonesia akan meningkatkan efisiensi perbankan untuk mengoptimalkan kontribusinya dalam perekonomian dengan tetap memperkuat ketahanan perbankan. Di samping itu, Bank Indonesia terus berupaya memperluas akses perbankan pada masyarakat (financial inclusion). Di bidang sistem pembayaran, Bank Indonesia terus meningkatkan efisiensi, keandalan, dan keamanan serta penerapan aspek perlindungan konsumen, baik dalam sistem pembayaran nasional maupun hubungan sistem pembayaran dengan luar negeri. Dengan langkah-langkah ini, pertumbuhan ekonomi tahun 2012 diyakini dapat kembali berada di tengah kisaran prakiraan. Dalam jangka menengah, dengan perekonomian dunia yang diperkirakan akan membaik dan kebijakan struktural yang terus dilakukan khususnya di bidang investasi dan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi Indonesia mempunyai prospek untuk tumbuh lebih tinggi dan berkesinambungan dengan stabilitas makroekonomi yang terjaga. Perekonomian nasional diprakirakan akan tumbuh mencapai 6,6%-7,4% dan inflasi yang semakin menurun dan menuju 4,0% ± 1% pada tahun 2016.